Maaf dan Terima kasih..
Teruntuk orang yang pernah ada dalam hidup saya selama 4,5th ini, terima kasih atas segala pelajaran hidup, kesabaran, dan perjuangan yang tiada henti untuk hubungan ini.
Planning kami sudah tersusun secara baik namun pada akhirnya tindakan ini harus kami lakukan demi menjaga hati dan perasaan banyak pihak.
Maaf, saya hanya bisa bertahan sampai disini
Maaf, saya selama ini terlalu memaksakan ego dan lupa bahwa akan ada banyak orang yang terluka karena hubungan ini
Maaf, atas segala hal yang tidak pernah bisa diperbaiki namun saya selalu jumawa kalo semua pasti bisa kembali seperti awal
Maaf saya harus menghapus paksa namamu dalam setiap doa yang selalu saya panjatkan kepada Tuhan
Maaf beribu-ribu maaf🙏
Saya akhirnya menyerah, bukan karena tidak cinta tapi saya menyerah karena keadaan yang tidak kunjung membaik.
Karena sebaik apapun saya meminta dan berdoa kepada Tuhan, ternyata Ia berkata inilah jalan yang paling baik untuk kami berdua.
Saya sama sekali tidak membenci perpisahan ini dan orang-orang yang tidak menyetujuinya, saya tau ada alasan yang amat baik dibalik ketidak setujuan mereka. Karena itu saya berusaha mengikhlaskan yang seharusnya menjadi kebahagiaan saya..
Mungkin bagi sebagian orang saya terlalu berlebihan, bagi saya perasaan ini bukan sekedar main-main.. hubungan ini saya bangun dari bawah, dari jurangnya, ketika sudah sampai puncaknya saya lupa ada banyak orang dibelakang saya yang harus saya bahagiakan juga hatinya, karena saya terlalu jumawa saya lupa benar-benar lupa etika dan sopan santunnya🙏
Semoga setelah ini kami akan bertemu lagi dalam keadaan yang benar-benar baik dan dengan perasaan yang baik pula dan hubungan yang lebih baik pula.
Terima kasih,
Planning kami sudah tersusun secara baik namun pada akhirnya tindakan ini harus kami lakukan demi menjaga hati dan perasaan banyak pihak.
Maaf, saya hanya bisa bertahan sampai disini
Maaf, saya selama ini terlalu memaksakan ego dan lupa bahwa akan ada banyak orang yang terluka karena hubungan ini
Maaf, atas segala hal yang tidak pernah bisa diperbaiki namun saya selalu jumawa kalo semua pasti bisa kembali seperti awal
Maaf saya harus menghapus paksa namamu dalam setiap doa yang selalu saya panjatkan kepada Tuhan
Maaf beribu-ribu maaf🙏
Saya akhirnya menyerah, bukan karena tidak cinta tapi saya menyerah karena keadaan yang tidak kunjung membaik.
Karena sebaik apapun saya meminta dan berdoa kepada Tuhan, ternyata Ia berkata inilah jalan yang paling baik untuk kami berdua.
Saya sama sekali tidak membenci perpisahan ini dan orang-orang yang tidak menyetujuinya, saya tau ada alasan yang amat baik dibalik ketidak setujuan mereka. Karena itu saya berusaha mengikhlaskan yang seharusnya menjadi kebahagiaan saya..
Mungkin bagi sebagian orang saya terlalu berlebihan, bagi saya perasaan ini bukan sekedar main-main.. hubungan ini saya bangun dari bawah, dari jurangnya, ketika sudah sampai puncaknya saya lupa ada banyak orang dibelakang saya yang harus saya bahagiakan juga hatinya, karena saya terlalu jumawa saya lupa benar-benar lupa etika dan sopan santunnya🙏
Semoga setelah ini kami akan bertemu lagi dalam keadaan yang benar-benar baik dan dengan perasaan yang baik pula dan hubungan yang lebih baik pula.
Terima kasih,
Komentar
Posting Komentar